GEJALA SAKIT PINGGANG, HIPERTENSI, KELAIANAN KENCING
Tanya: Teman saya ditolak sewaktu melamar kerja di suatu perusahaan. Diberitahu bahwa ginjalnya kurang sehat, dan disarankan berobat ke ahli ginjal. Padahal dia merasa sehat dan tidak pernah mengeluh sakit pinggang.
Bagaimana sih tanda awal dari sakit ginjal?
Jawab:
Sakit ginjal pada umumnya adalah sama seperti penyakit-penyakit lainnya, yaitu kalau diketemukan pada fase awal penyakit sebagian besar dapat disembuhkan atau paling tidak progresi penyakit dapat diperlambat (misalnya sakit ginjal bawaan lahir atau karena proses imunologik). Kesulitannya adalah banyak penderita tidak tahu bahwa dia menderita kelainan ginjal oleh karena sakit ginjal pada fase awal tidak selalu menyebabkan timbulnya keluhan yang berarti buat penderita atau kalaupun tahu dia tidak menyadari konsekuensi-konsekuensinya dikemudian hari sehingga tidak mau berobat secara teratur sampai dinyatakan sembuh oleh dokter. Sering penderita tidak berobat lagi oleh karena keluhannya sudah tidak ada lagi (walaupun penyakit masih belum hilang).
Yang lebih berbahaya dan merugikan adalah banyak yang penderita mencoba mengobati sendiri penyakitnya tanpa menyadari bahwa obat-obat yang dipakainya dapat merusak ginjalnya. Sekali lagi perlu saya tekankan bahwa sebagian besar sakit ginjal dapat disembuhkan, kalau diberi pengobatan yang benar.
Tanya: Menurut dokter banyak penderita tidak tahu bahwa dia menderita sakit ginjal. Apakah tandanya kalau seseorang menderita sakit ginjal?
Jawab:
Dulu pernah saya katakan bahwa sakit ginjal lanjut (GGK) menyebabkan "keracunan" pada semua organ tubuh sehingga manifestasinya macam-macam (mual, tumpah, kurang darah dsb) dan diagnosisnya mudah dengan pemeriksaan kreatinin dan BUN dalam darah. Pada awal sakit ginjal atau kalau kerusakan ginjal belum mencapai lebih dari 75% pemeriksaan kadar kreatinin atau BUN masih dalam "batas normal"; yang paling informatif adalah pemeriksaan klirens kreatinin/ureum.
Ini berarti bahwa kalau hasil pemeriksaan kreatinin menunjukkan angka normal belum berarti ginjal saudara sehat; ini yang sering menyebabkan tanggapan yang salah oleh penderita atau mungkin juga oleh dokter yang merawat. Perlu dilakukan pemeriksaan penunjang lain sebelum menyingkirkan kemungkinan penyakit ginjal. Paling mudah dan sederhana adalah pemeriksaan urin penderita; kalau mungkin disertai pemeriksaan klirens kreatinin.
Haruslah ditekankan disini sekali lagi bahwa haruslah dibedakan antara kelainan fungsional dan kelainan struktural.
Maafkan penjelasan saya sudah agak menyimpang dari pertanyaan saudara, tetapi karena saya rasa penting sehingga perlu diulangi lagi; soalnya menurut data-data diluar negeri ditaksir bahwa setiap tahunnya terdapat penderita gagal ginjal terminal baru sebanyak 30-40 orang per 1 juta penduduk. Kalau angka kejadian di Indonesia dapat diasumsikan sama, dapat dihitung berapa penduduk Indonesia yang memerlukan dialisis/transplantasi setiap tahunnya. Sangat diperlukan sekali pencegahan terjadinya gagal ginjal terminal; lebih khusus lagi diperlukan pengenalan sakit ginjal pada fase awal sehingga kerusakan ginjal lebih lanjut dapat dicegah.
Baiklah saya mulai menerangkan tentang tanda-tanda awal dari penyakit saluran kemih dan ginjal. Yang perlu diperhatikan adalah enam tanda awal, yaitu:
1. sakit pinggang
2. sakit atau susah kalau kencing
3. kencing bercampur darah /nanah
4. sering kencing, terutama diwaktu malam hari
5. bengkak dikelopak mata, tangan atau kaki (terutama pada anak)
6. tekanan darah tinggi
Tanya: Mohon penjelasan lebih lanjut tentang masing-masing tanda awal sakit ginjal tersebut.
Jawab:
Sakit pinggang dapat berasal dari ginjal atau saluran kemih atas. Intensitas dan macamnya berbeda tergantung dari sebabnya; misalnya kalau terdapat batu diginjal mungkin hanya dirasakan "tidak enak" atau "rasa kemeng" dipinggang. Perlu diperhatikan bahwa kalau keluhan tersebut dirasakan selalu disatu sisi, kemungkinan ada kelainan diginjal besar sekali; sakit kedua pinggang, apalagi kalau makin sakit kalau tubuh dibungkukkan, kebanyakan sebabnya bukan dari ginjal, tetapi dari otot atau tulang belakang.
Sakit yang paling menyebabkan penderitaan adalah kolik ginjal/ureter; sifatnya adalah berkala diselingi fase tanpa sakit. Kalau datang serangan penderita sangat kesakitan yang dapat disertai mual dan tumpah, misalnya paling sering terjadi kalau ada batu kecil disaluran kemih (ureter).
Kelainan dikandung kemih akan menyebabkan rasa tidak enak didaerah perut tengah bawah (suprapubik). Disamping itu dapat juga terjadi penderita sulit kencing atau kalau kencing menetes atau segera ingin kencing lagi.
Tanya: Saya kalau malam sering kencing, sehingga perlu kebelakang sampai 2 atau 3 kali setiap malam. Apakah ini merupakan tanda awal dari sakit ginjal, dokter?
Jawab:
Sering kencing, terutama diwaktu malam, dapat merupakan tanda awal dari sakit ginjal. Atau sering minum di waktu malam hari. Disarankan untuk minum sebanyak 2L/harinya mulai bangun tidur sampai makan malam, sesudah itu jangan minum lagi.
Pada umumnya wanita kencing rata-rata 3x atau 4x dan pria sekitar 5x atau 6x tiap harinya. Bangun tidur tiap malam untuk kencing 2-3x adalah tidak normal, kecuali kalau minumnya berlebihan atau setiap habis kencing minum lagi (yang merupakan kebiasaan pada beberapa orang). Sering kencing akan terjadi bila volume kandung kemih berkurang misalnya karena infeksi, tumor atau tertekan pada wanita hamil. Pada orang sehat dapat timbul dalam keadaan "stress" karena ketakutan atau rasa jemu. Yang perlu diperhatikan juga adalah jumlah air kemih selama 24 jam; kalau melebihi 3 liter/24 jam merupakan tanda ada sesuatu yang tidak normal.
Kencing darah hampir pasti menunjukkan adanya perdarahan di ginjal atau sepanjang saluran kemih. Tergantung dari banyak perdarahan yang terjadi, darah dalam urin dapat dilihat langsung (disebut "gross hematuria") kalau jumlahnya banyak, dan kalau jumlahnya sedikit baru dapat diketahui dengan pemeriksaan mikroskop.
Asal perdarahan dapat dari ginjal (kalau dimisalkan sungai dari hulunya), sepanjang saluran kemih (sepanjang aliran sungai) atau dari ujung saluran (muara sungai) dan adalah tugas dokter untuk menentukan asal dan sebab perdarahan tersebut.
Bengkak disekitar kelopak dua mata merupakan tanda khusus sakit ginjal, terutama pada anak-anak; begitu pula bengkak dikedua tangan atau kaki dapat merupakan tanda awal sakit ginjal.
Tanda awal sakit ginjal terakhir yaitu tekanan darah tinggi merupakan problematik tersendiri oleh karena belum ada kesatuan pendapat tentang peranan ginjal dalam patogenesis dari hipertensi pada umumnya; peranan ginjal yang nyata adalah pada apa yang disebut "hipertensi renal".
Dari keenam tanda awal sakit ginjal tersebut, keluhan tentang kelainan kencing merupakan petunjuk utama buat dokter untuk mencurigai kemungkinan sakit ginjal/saluran kemih. Tambahan pemeriksaan air kemih secara laboratorik sangat membantu dokter untuk membuat diagnosis penyakit penderita.
Dalam pembahasan yang akan datang akan diterangkan lebih terinci tentang masing-masing tanda awal sakit ginjal tersebut. Source :
//my.opera.com/profmade/blog/show.dml/4258128
Forum Peduli Masalah Ginjal adalah media komunikasi dan informasi kesehatan ginjal antara dokter, paramedis dan pasien yang mengalami gangguan penyakit ginjal serta masyarakat yang peduli dengan memberikan informasi dan pengetahuan kesehatan ginjal untuk mencapai kualitas kesehatan yang lebih baik.
Showing posts with label Klinik Tanya Jawab. Show all posts
Showing posts with label Klinik Tanya Jawab. Show all posts
Friday, July 9, 2010
Saturday, February 20, 2010
Tanya Jawab Gagal Ginjal Kronis
Apakah Anda memiliki pertanyaan tentang penyakit ginjal? Faktor risiko? Tanda dan gejala? Apakah Anda prihatin tentang diri Anda, seorang teman atau anggota keluarga?
T: Bagaimana umum adalah CKD (Cronic Kidney Deseases = Penyakit Ginjal Kronis)?
J: Beberapa 26 juta orang Amerika (13 persen dari populasi orang dewasa AS) menderita dari CKD-sosok para ahli memperkirakan akan naik karena tingkat obesitas tinggi (1 / 3 dari semua orang dewasa), kaitan antara obesitas, diabetes dan tekanan darah tinggi ( semua faktor risiko) dan penuaan generasi Baby Boom (sejak usia adalah faktor risiko lain CKD). Muda dan orang dewasa setengah baya juga dapat mengembangkan CKD.
t: Apa faktor risiko CKD?
J: Primer faktor risiko termasuk diabetes, tekanan darah tinggi, penyakit jantung, riwayat keluarga penyakit ginjal dan usia lebih dari 60. Sekunder meliputi faktor risiko obesitas, penyakit autoimun, infeksi saluran kemih, infeksi sistemik, dan ginjal kehilangan, kerusakan, cedera atau infeksi.
t: Bisakah CKD dapat dicegah?
j: Menjaga kesehatan secara keseluruhan akan membantu melindungi kesehatan ginjal. Termasuk praktek-praktek bijaksana berolahraga secara teratur, diet garam rendah, mengendalikan berat badan, pemantauan tekanan darah, kolesterol dan kadar glukosa, tidak merokok, minum cukup, menghindari non-steroid anti-inflammatory drugs (NSAID) dan mendapatkan fisik tahunan.
T: Apa saja tanda-tanda peringatan CKD?
J: Sebagian besar orang tidak memiliki gejala sampai CKD adalah maju. "Jika Anda menunggu sampai Anda memiliki gejala yang akan diuji, Anda telah menunggu terlalu lama," kata Leslie Spry, MD, juru bicara untuk National Kidney Foundation. Tanda-tanda kemajuan CKD meliputi pergelangan kaki bengkak, kelelahan, kesulitan berkonsentrasi, penurunan nafsu makan, darah dalam air seni dan air seni berbusa.
Sumber Terjemahan dari National Kidney Foundation - USA
T: Bagaimana umum adalah CKD (Cronic Kidney Deseases = Penyakit Ginjal Kronis)?
J: Beberapa 26 juta orang Amerika (13 persen dari populasi orang dewasa AS) menderita dari CKD-sosok para ahli memperkirakan akan naik karena tingkat obesitas tinggi (1 / 3 dari semua orang dewasa), kaitan antara obesitas, diabetes dan tekanan darah tinggi ( semua faktor risiko) dan penuaan generasi Baby Boom (sejak usia adalah faktor risiko lain CKD). Muda dan orang dewasa setengah baya juga dapat mengembangkan CKD.
t: Apa faktor risiko CKD?
J: Primer faktor risiko termasuk diabetes, tekanan darah tinggi, penyakit jantung, riwayat keluarga penyakit ginjal dan usia lebih dari 60. Sekunder meliputi faktor risiko obesitas, penyakit autoimun, infeksi saluran kemih, infeksi sistemik, dan ginjal kehilangan, kerusakan, cedera atau infeksi.
t: Bisakah CKD dapat dicegah?
j: Menjaga kesehatan secara keseluruhan akan membantu melindungi kesehatan ginjal. Termasuk praktek-praktek bijaksana berolahraga secara teratur, diet garam rendah, mengendalikan berat badan, pemantauan tekanan darah, kolesterol dan kadar glukosa, tidak merokok, minum cukup, menghindari non-steroid anti-inflammatory drugs (NSAID) dan mendapatkan fisik tahunan.
T: Apa saja tanda-tanda peringatan CKD?
J: Sebagian besar orang tidak memiliki gejala sampai CKD adalah maju. "Jika Anda menunggu sampai Anda memiliki gejala yang akan diuji, Anda telah menunggu terlalu lama," kata Leslie Spry, MD, juru bicara untuk National Kidney Foundation. Tanda-tanda kemajuan CKD meliputi pergelangan kaki bengkak, kelelahan, kesulitan berkonsentrasi, penurunan nafsu makan, darah dalam air seni dan air seni berbusa.
Sumber Terjemahan dari National Kidney Foundation - USA
Labels:
Klinik Tanya Jawab
Tuesday, August 18, 2009
Tanya Jawab Penyakit Ginjal dan Vitamin
Apakah saya menderita penyakit ginjal ?
Dok, saya kalau kencing sering sekali, tetapi air kencing yang keluar sedikit-sedikit, kadang warnanya seperti teh dan kadang berbusa. Apakah saya menderita penyakit ginjal ?
Tidak dapat dijawab secara cepat, karena ada banyak faktor seperti jenis kelamin, umur, dan beberapa hal lagi seperti penyakit yang sudah diderita juga akan berpengaruh terhadap kencing yang sering. Kencing memang dibuat oleh ginjal, namun perlu aliran darah yang cukup, ginjal yang baik, serta saluran kencing dan kandung kencing yang dapat menampung kencing sekitar 500 ml, sehingga seseorang dapat hidup nyaman, tidak sering kencing, tetapi 3 – 4 X perhari. Kencing sering dapat karena kandung kencing tidak dapat mengembang untuk menampung kencing yang cukup, misalnya karena peradangan atau infeksi kandung kencing. Sebab dari keadaan tersebut dapat karena berbagai hal antara lain usia, jenis kelamin, riwayat penyakit atau tindakan medik yang pernah dialami, karena kelainan atau penyakit tersebut menyebabkan faktor pendahulu atau pemudah terjadinya keluhan anda. Jadi apakah ginjal anda sakit atau ada penyakit lain yang anda alami, belum dapat dijawab sebelum ada keterangan tambahan yang antara lain saya tanyakan didepan.
Konsumsi Vitamin untuk menggantikan Kalsium?
Untuk menjaga agar tulang tidak keropos karena HD, vitamin apa/makanan apa untuk dapat menggantikan unsur kalsium guna tulang tidak cepat keropos?
Untuk penderita GGK memang ada gangguan aktifasi dari vitamin D, karena ginjal juga berfungsi untuk menghasilkan vitamin D dan mengubahnya jadi bentuk yang aktif.
Untuk vitaminnya, bapak bisa memilih vitamin yang mengandung bentuk aktif dari vitamin D3 (dr. Ita Widjajanti Sandjaja)
Source : ikcc.or.id
Dok, saya kalau kencing sering sekali, tetapi air kencing yang keluar sedikit-sedikit, kadang warnanya seperti teh dan kadang berbusa. Apakah saya menderita penyakit ginjal ?
Tidak dapat dijawab secara cepat, karena ada banyak faktor seperti jenis kelamin, umur, dan beberapa hal lagi seperti penyakit yang sudah diderita juga akan berpengaruh terhadap kencing yang sering. Kencing memang dibuat oleh ginjal, namun perlu aliran darah yang cukup, ginjal yang baik, serta saluran kencing dan kandung kencing yang dapat menampung kencing sekitar 500 ml, sehingga seseorang dapat hidup nyaman, tidak sering kencing, tetapi 3 – 4 X perhari. Kencing sering dapat karena kandung kencing tidak dapat mengembang untuk menampung kencing yang cukup, misalnya karena peradangan atau infeksi kandung kencing. Sebab dari keadaan tersebut dapat karena berbagai hal antara lain usia, jenis kelamin, riwayat penyakit atau tindakan medik yang pernah dialami, karena kelainan atau penyakit tersebut menyebabkan faktor pendahulu atau pemudah terjadinya keluhan anda. Jadi apakah ginjal anda sakit atau ada penyakit lain yang anda alami, belum dapat dijawab sebelum ada keterangan tambahan yang antara lain saya tanyakan didepan.
Konsumsi Vitamin untuk menggantikan Kalsium?
Untuk menjaga agar tulang tidak keropos karena HD, vitamin apa/makanan apa untuk dapat menggantikan unsur kalsium guna tulang tidak cepat keropos?
Untuk penderita GGK memang ada gangguan aktifasi dari vitamin D, karena ginjal juga berfungsi untuk menghasilkan vitamin D dan mengubahnya jadi bentuk yang aktif.
Untuk vitaminnya, bapak bisa memilih vitamin yang mengandung bentuk aktif dari vitamin D3 (dr. Ita Widjajanti Sandjaja)
Source : ikcc.or.id
Monday, August 17, 2009
Tanya Jawab Seputar Hemodialisa
Urinnya bercampur darah, kenapa ya Dok?
Kencing darah dalam istilah medis disebut hematuri. Bila sampai terlihat mata disebut makroskopik hematuri. Hal ini disebabkan karena adanya luka pada saluran kemih, dapat di saluran yang ada di dalam ginjal (kaliks sampai pielum) atau di luar ginjal yaitu ureter (saluran dari ginjal ke kandung kemih) sampai uretra (saluran dari kandung kemih ke pembuangan). Penyebabnya dapat diakibatkan oleh perlukaan langsung saluran kemih misalnya karena batu, infeksi atau radang, obat-obatan dan juga zat antikoagulansia, yaitu obat yang menghambat pembekuan darah sehingga darah tidak gampang membeku. Dalam kaitan dengan dialisis, jelas kemungkinan penyebabnya adalah akibat diberikannya heparin dalam proses tindakan ini. Tetapi jika tidak diberi heparin, proses dialisis tidak akan bisa berlangsung. Cara mengatasinya, konsultasikan dengan dokter anda untuk mencari sebabnya pemeriksaan USG atau rontgen. Untuk sementara mungkin dosis heparin dalam dialisis dapat dikurangi.
Proses dialisis dapat menyebabkan susah buang air besar (sembelit)?
Dalam istilah medis, buang air besar (BAB) dikatakan sulit apabila frekuensinya kurang dari 2X seminggu, disebut juga konstipasi. Penyebabnya dapat berasal dari berbagai keadaan misalnya diet kurang serat, obat-obatan, immobilisasi, abnormalitas struktur saluran cerna, sampai penyakit sistemik (umum) dan usia lanjut. Proses dialisisnya tidak secara langsung menjadi penyebab, tetapi mungkin penyakit gagal ginjal kroniknya yang telah mempengaruhi organ tubuh lain. Bisa jadi juga disebabkan karena diet yang kurang sayur / buah, obat yang dikonsumsi seperti kalsium karbonat, disamping juga jumlah makanan yang dikonsumsi sendiri. Maka untuk mengatasinya cobalah untuk konsultasi dengan dokter atau dietition/ ahli gizi anda.
Apa yang dapat saya lakukan untuk mencegah terjadinya penyakit ginjal ?
Penyakit ginjal sebabnya banyak sekali dan yang sakit atau rusak bisa jaringan ginjalnya (penyakit ginjal primer) atau akibat penyakit diluar ginjal, yang dalam dunia kedokteran disebut penyakit sistemik, misalnya penyakit kencing manis, hipertensi dll. Bila disebabkan penyakit diluar ginjal, maka kendalikan / obati penyakit tersebut senormal mungkin, meskipun harus dengan minum obat yang banyak atau harus setiap hari dan seumur hidup. Kadang tindakan tersebut hanya menghambat proses perusakan ginjal, tidak menghilangkan / menghindari, tetapi bila waktu tersebut bermakna akan sangat bermanfaat. Keadaan atau penyakit yang merusak ginjal perlu juga diperhatikan untuk dihindari, misalnya obat anti sakit atau penurun panas yang berlebihan, memakan antibiotik yang sembarangan dan diluar dosis yang dianjurkan, jamu2an yang tidak diketahui efek dan akibatnya atau bebannya pada ginjal. Anjuran secara sederhana bila anda tidak berpenyakit adalah minum yang cukup selama ginjal masih baik, hindari obat / jamu / dan lain2 yang tidak diketahui manfaat dan efek sampingnya.
Apakah sindroma nefrotik bisa disembuhkan?
Sindrom nefrotik adalah penyakit yang ditandai dengan pembengkakan, biasanya di seluruh tubuh dari wajah sampai kaki. Selain itu, perut membuncit (seperti perut kodok) dan kaki bengkak (seperti kaki gajah). Penyakit ini akibat kelainan ginjal berupa “bocornya pembuluh kapiler ginjal”. Tetapi penyakit ini bukan penyakit kaki gajah. Penyakit ini dapat disebabkan oleh penyakit sistemik atau umum di luar ginjal, seperti diabetes, lupus sistemik, obat-obatan tertentu, serta disebabkan oleh penyakit ginjal primer, misalnya glomerulonefritis. Mekanisme terjadinya pembengkakan pada penyakit ini ada beberapa hal antara lain kehilangan albumin (protein) oleh karena bocornya ginjal, retensi (tertimbunnya) garam natrium (Na) di dalam tubuh. Kedua hal tersebut akan menyebabkan keluarnya air dari pembuluh darah dan terjadilah pembengkakan seperti di atas. Terapi atau pengobatan dimulai dengan usaha mengurangi bengkak dengan mengurangi asupan air (minum dan kuah makanan) serta garam. Tentunya dengan memperhatikan jumlah air seni. Umumnya air seni akan berkurang, oleh karena itu air minum dibatasi sampai dengan balans nol; artinya jumlah air yang masuk sesuai yang keluar, yaitu sebanyak jumlah penguapan kulit/ keringat (tanpa kencing hanya boleh minum 500 ml air perhari). Hal ini biasanya harus disertai pemberian obat diuretik, yaitu obat yang „membuat orang buang air kecil“. Obat ini dapat diberikan per oral dan atau suntik (di rumah sakit). Obat khusus baru diberikan dokter setelah diagnosis penyebab ditegakkan, baik setelah pemeriksaan darah atau kadang perlu pemeriksaan penunjang, bahkan kadang perlu biopsi jaringan ginjal. Dari diagnosis penyebab ini baru dapat diperkirakan kemungkinan penyakit ini sembuh, dapat dikendalikan atau cenderug progresif sampai gagal ginjal. Bagi pasien, yang terpenting adalah mentaati anjuran dokter dan menjauhi larangannya serta mendiskusikan hal yang berkaitan dengan penyakit penyakit tersebut sampai diperoleh keterangan yang jelas (Dr. H. Pudji R, SpPD-KGH)
Apakah berkeringat itu merupakan efek dari pemberian EPO juga?
Salah satu efek samping EPO adalah dapat meningkatkan tekanan darah, antara lain diduga karena darah menjadi pekat akibat kenaikan Hb. Keringatan mungkin juga dapat diakibatkan karena pemberian EPO, maka oleh karena itu harus diperhatikan dalam pemberian. Cara termudah untuk mengetahui apakah keringatan tersebut diakibatkan karena EPO atau bukan, coba Anda tidak menggunakan EPO. Diamati apakah Anda keringatan atau tidak, bila ya kemungkinan sebabnya memang karena pemberian EPO. Untuk selanjutnya sebaiknya Anda menghubungi dokter yang memberikan untuk dievaluasi cara pemberian, kecepatan pemberian, dosis, dan sebagainya (Dr. H. Pudji Raharjo, SpPD-KGH)
Apakah sindroma nefrotik bisa disembuhkan?
Sindrom nefrotik adalah penyakit yang ditandai dengan pembengkakan, biasanya di seluruh tubuh dari wajah sampai kaki. Selain itu, perut membuncit (seperti perut kodok) dan kaki bengkak (seperti kaki gajah). Penyakit ini akibat kelainan ginjal berupa “bocornya pembuluh kapiler ginjal”. Tetapi penyakit ini bukan penyakit kaki gajah. Penyakit ini dapat disebabkan oleh penyakit sistemik atau umum di luar ginjal, seperti diabetes, lupus sistemik, obat-obatan tertentu, serta disebabkan oleh penyakit ginjal primer, misalnya glomerulonefritis. Mekanisme terjadinya pembengkakan pada penyakit ini ada beberapa hal antara lain kehilangan albumin (protein) oleh karena bocornya ginjal, retensi (tertimbunnya) garam natrium (Na) di dalam tubuh. Kedua hal tersebut akan menyebabkan keluarnya air dari pembuluh darah dan terjadilah pembengkakan seperti di atas. Terapi atau pengobatan dimulai dengan usaha mengurangi bengkak dengan mengurangi asupan air (minum dan kuah makanan) serta garam. Tentunya dengan memperhatikan jumlah air seni. Umumnya air seni akan berkurang, oleh karena itu air minum dibatasi sampai dengan balans nol; artinya jumlah air yang masuk sesuai yang keluar, yaitu sebanyak jumlah penguapan kulit/ keringat (tanpa kencing hanya boleh minum 500 ml air perhari). Hal ini biasanya harus disertai pemberian obat diuretik, yaitu obat yang „membuat orang buang air kecil“. Obat ini dapat diberikan per oral dan atau suntik (di rumah sakit). Obat khusus baru diberikan dokter setelah diagnosis penyebab ditegakkan, baik setelah pemeriksaan darah atau kadang perlu pemeriksaan penunjang, bahkan kadang perlu biopsi jaringan ginjal. Dari diagnosis penyebab ini baru dapat diperkirakan kemungkinan penyakit ini sembuh, dapat dikendalikan atau cenderug progresif sampai gagal ginjal. Bagi pasien, yang terpenting adalah mentaati anjuran dokter dan menjauhi larangannya serta mendiskusikan hal yang berkaitan dengan penyakit penyakit tersebut sampai diperoleh keterangan yang jelas (Dr. H. Pudji R, SpPD-KGH)
Apakah berkeringat itu merupakan efek dari pemberian EPO juga?
Salah satu efek samping EPO adalah dapat meningkatkan tekanan darah, antara lain diduga karena darah menjadi pekat akibat kenaikan Hb. Keringatan mungkin juga dapat diakibatkan karena pemberian EPO, maka oleh karena itu harus diperhatikan dalam pemberian. Cara termudah untuk mengetahui apakah keringatan tersebut diakibatkan karena EPO atau bukan, coba Anda tidak menggunakan EPO. Diamati apakah Anda keringatan atau tidak, bila ya kemungkinan sebabnya memang karena pemberian EPO. Untuk selanjutnya sebaiknya Anda menghubungi dokter yang memberikan untuk dievaluasi cara pemberian, kecepatan pemberian, dosis, dan sebagainya (Dr. H. Pudji Raharjo, SpPD-KGH)
Apakah yang menjadi dasar tarikan mesin hemodialisis?
Mudah2an yang Anda maksud yaitu kecepatan pompa darah (blood flow rate) yang satuannya ml/menit. Kecepatan ini adalah kecepatan banyaknya darah permenit yang dipompa keluar tubuh masuk ke dalam mesin dialisis atau dialiser, dalam dializer itulah akan terjadi pencucian darah (hemodialisis), suatu istilah yang sebenarnya salah. Proses dialisis ini akan efektif bila jumlah darah yang mengalir ke dialiser tersebut permenit mencukupi. Semakin banyak darah yang dipompa, bertanbah banyak pula racun berupa ureum yang dikeluarkan. Dari hasil penelitian, kecepatan pompa darah yang efektif adalah antara 200 – 300 ml/menit. Jadi aliran “tarikan” darah 150 yang Anda maksud, kurang optimal untuk proses dialisis, sehingga “tarikan” pada anda dinaikan menjadi 250 ml / menit. Memang dapat menimbulkan pusing, tetapi hal itu dapat diatasi dengan memberikan drip cairan pada inlet. Oleh sebab itulah sebelum dipasang cimino, penusukan tidak dillakukan di vena biasa / kecil di tangan, tetapi dilakukan di paha atau harus dipasang kateter sementara, misalnya di sekitar leher atau tempat lain. Untuk selanjutnya dibuat cimino. (Dr. H. Pudji R, SpPD-KGH)
DI tempat cimino terjadi pembengkakan, infeksi atau ada sebab lain?
Yang dimaksud dengan pembengkakan sebaiknya diklarifikasi dulu. Bila berkaitan dengan cimino, pembengkakan ini dapat diakibatkan oleh pembuluh darah yang mengeras (sclerosis) yang berakibat pada mampetnya (matinya) aliran darah. Pembengkakan ini bisa berupa benjolan yang lunak akibat pelebaran pembuluh darah, biasanya berdenyut, bila ditekan seperti balon. Pembesaran/ pelebaran cimino ini adalah akibat karena sering ditusuk. Pembengkakan bisa berupa suatu benjolan berbentuk mirip kelereng dengan kulit tipis. Pada keadaan ini, apabila benjolan pecah / meletus, darah dapat muncrat keluar dalam aliran yang sangat deras, sehingga darah banyak hilang. Hal ini berbahaya. Oleh sebab itu, bila terjadi pembengkakan sebaiknya konsutasilah pada dokter anda. Tetapi bila terlanjur pecah, segera tekan dengan jari atau telapak tangan dengan dilandasi atau ditutup dengan kain bersih (sudah dicuci). Lalu segeralah ke rumah sakit / UGD terdekat. Selain karena pengerasan pembuluh darah, pembengkakan dapat juga disebabkan oleh infeksi. Tanda-tandanya adalah memerah, sakit nyeri, bila daerah tersebut diraba terasa panas, dengan atau tanpa benjolan di sepanjang daerah. Terapinya jelas berbeda dengan pembengkakan akibat sclerosis. Dalam hal ini, tempat menusuk jarum saat HD harus pindah. Biasanya untuk terapi diberi obat antibiotika serta kompres bila perlu. Keterangan lebih lanjut, hubungi dokter anda.
DI tempat cimino terjadi pembengkakan, infeksi atau ada sebab lain?
Yang dimaksud dengan pembengkakan sebaiknya diklarifikasi dulu. Bila berkaitan dengan cimino, pembengkakan ini dapat diakibatkan oleh pembuluh darah yang mengeras (sclerosis) yang berakibat pada mampetnya (matinya) aliran darah. Pembengkakan ini bisa berupa benjolan yang lunak akibat pelebaran pembuluh darah, biasanya berdenyut, bila ditekan seperti balon. Pembesaran/ pelebaran cimino ini adalah akibat karena sering ditusuk. Pembengkakan bisa berupa suatu benjolan berbentuk mirip kelereng dengan kulit tipis. Pada keadaan ini, apabila benjolan pecah / meletus, darah dapat muncrat keluar dalam aliran yang sangat deras, sehingga darah banyak hilang. Hal ini berbahaya. Oleh sebab itu, bila terjadi pembengkakan sebaiknya konsutasilah pada dokter anda. Tetapi bila terlanjur pecah, segera tekan dengan jari atau telapak tangan dengan dilandasi atau ditutup dengan kain bersih (sudah dicuci). Lalu segeralah ke rumah sakit / UGD terdekat. Selain karena pengerasan pembuluh darah, pembengkakan dapat juga disebabkan oleh infeksi. Tanda-tandanya adalah memerah, sakit nyeri, bila daerah tersebut diraba terasa panas, dengan atau tanpa benjolan di sepanjang daerah. Terapinya jelas berbeda dengan pembengkakan akibat sclerosis. Dalam hal ini, tempat menusuk jarum saat HD harus pindah. Biasanya untuk terapi diberi obat antibiotika serta kompres bila perlu. Keterangan lebih lanjut, hubungi dokter anda.
Mengapa Tekanan darah selalu tinggi setelah selesai HD?
Hal ini berkaitan dengan fungsi ginjal untuk mengatur tekanan darah, maka bila tekanan darah turun maka ginjal akan memproduksi renin yang selanjutnya menimbulkan reaksi atau usaha meningkatkan tekanan darah kembali agar kebutuhan tubuh (oksigen) tetap terjaga. Demikian kurang lebih dalam proses dialisis, setelah sekian jam (4 – 5 jam), cairan banyak keluar dan akibatnya tubuh merasa kekurangan cairan / darah, maka timbullah reaksi diatas. Hal lain yang mungkin terjadi karena saat dialisis, zat atau obat hipertensi ikut terbuang dalam proses dialisis,sehingga dalam hal ini perlu obat tambahan selama dialisis. Maka evaluasi dokter anda untuk mencari penyebab tersebut penting dan terapi yang sesuai akan diberikan.
Menggigil saat HD, kenapa ya?
Saat proses HD berlangsung ,darah dikeluarkan dari tubuh, lalu masuk ke dalam mesin, kemudian masuk ke tubuh lagi. Ini menyebabkan tubuh berkontak dengan benda asing seperti pipa darah, partikel-partikel kecil bahkan yang sangat kecil dari bahan pembuat pipa dan air pencuci atau dialisat, serta bahan pembersih bila dialiser dipakai ulang. Dalam proses tersebut dapat terjadi sejenis reaksi alergi , yaitu penolakan terhadap benda asing oleh tubuh, sehingga timbulah keluhan menggigil tersebut. Tranfusi darah juga dapat menimbulkan reaksi yang serupa. Reaksi dapat juga timbul pada pemakaian dialiser pertama (baru), oleh karena itu perlu diperiksa faktor2 tersebut dan pemberian obat sesuai penyebabnya (Dr. H. Pudji R, SpPD-KGH)
Menggigil saat HD, kenapa ya?
Saat proses HD berlangsung ,darah dikeluarkan dari tubuh, lalu masuk ke dalam mesin, kemudian masuk ke tubuh lagi. Ini menyebabkan tubuh berkontak dengan benda asing seperti pipa darah, partikel-partikel kecil bahkan yang sangat kecil dari bahan pembuat pipa dan air pencuci atau dialisat, serta bahan pembersih bila dialiser dipakai ulang. Dalam proses tersebut dapat terjadi sejenis reaksi alergi , yaitu penolakan terhadap benda asing oleh tubuh, sehingga timbulah keluhan menggigil tersebut. Tranfusi darah juga dapat menimbulkan reaksi yang serupa. Reaksi dapat juga timbul pada pemakaian dialiser pertama (baru), oleh karena itu perlu diperiksa faktor2 tersebut dan pemberian obat sesuai penyebabnya (Dr. H. Pudji R, SpPD-KGH)
Bolehkah mengonsumsi telur ayam lebih dari 2 butir sehari pada kondisi penyakit ginjal kronis?
Konsumsi telur yang berlebihan dapat menyebabkan kadar kolesterol dalam darah tinggi. Dalam kasus ginjal kronis dimana diperlukan asupan protein tinggi, telur sebagai sumber protein memang baik untuk dikonsumsi. Sebaiknya konsumsi ini diatur supaya tidak menyebabkan kolesterol darah menjadi tinggi. Misalnya 2 butir sehari saja. Sebab lebih baik mencegah daripada mengobati.
Apa yg dimaksud dgn hydroneprosis? Dan apa hubungannya dengan batu ginjal?
Batu dapat menyebabkan kerusakan/ gangguan fungsi ginjal karena menyumbat aliran urine sehingga ginjalnya bengkak (saluran2nya melebar=hydronephrosis; hydro=air,nephro=ginjal). Proses ini umumnya berlangsung lama sekali . Tapi juga bisa mendadak (akut) bila sumbatan secara total.Kerusakan lain juga bisa karena infeksi yang timbul karena adanya batu tsb dan adanya gangguan aliran urine. Jadi batu umumnya terbentuk pada saluran (di ginjal terdapat di bagian calyxnya) atau di pialanya (pyelum/pangkal saluran yang menuju kebawah). Bahkan yang sering menyumbat bila batu disaluran yang lebih bawah (ureter) dan umumnya akan menimbulkan rasa sakit disebut colic. Batu "ditembak" dengan gelombang kejut (ESWL= Electro Shock Wave Lithotripsi) jadi tidak ada proses"hot" atau "cold". Bahwa ada jaringan lain yang mungkin ikut terganggu/ rusak hanya terjadi pada alat2 ESWL generasi lama/ tua dan juga tidak akan pernah sebagai penyebab gagal ginjal. Saat ini di negara yang sudah maju, sudah sangat jarang/bahkan mungkin nyaris tak pernah lagi dilaporkan gagal ginjal karena batu. Ini disebabkan batunya cepat-cepat dikeluarkan (ESWL atau operasi) dan infeksinya dapat dicegah/ diobati. Harusnya hal inipun sudah bisa kita lakukan kecuali bahwa batu tsb "silent"/ tanpa gejala. Dan ini memang kadang-kadang bisa terjadi. Jenis batu yang terdiri dari asam urat memang bisa dihancurkan dengan obat2an yang mengubah ph urine menjadi "basa" sehingga batu tsb hancur/ menghablur dengan suasana basa tsb. Untuk mengetahui apakan batu tsb terdiri dari asam urat atau jenis lain yang tidak bisa dihancurkan dengan obat-obatan, perlu diperiksa oleh dokter.
Setelah hemodialisis, tulang bisa keropos, bagaimana cara menghindarinya?
Apa yg dimaksud dgn hydroneprosis? Dan apa hubungannya dengan batu ginjal?
Batu dapat menyebabkan kerusakan/ gangguan fungsi ginjal karena menyumbat aliran urine sehingga ginjalnya bengkak (saluran2nya melebar=hydronephrosis; hydro=air,nephro=ginjal). Proses ini umumnya berlangsung lama sekali . Tapi juga bisa mendadak (akut) bila sumbatan secara total.Kerusakan lain juga bisa karena infeksi yang timbul karena adanya batu tsb dan adanya gangguan aliran urine. Jadi batu umumnya terbentuk pada saluran (di ginjal terdapat di bagian calyxnya) atau di pialanya (pyelum/pangkal saluran yang menuju kebawah). Bahkan yang sering menyumbat bila batu disaluran yang lebih bawah (ureter) dan umumnya akan menimbulkan rasa sakit disebut colic. Batu "ditembak" dengan gelombang kejut (ESWL= Electro Shock Wave Lithotripsi) jadi tidak ada proses"hot" atau "cold". Bahwa ada jaringan lain yang mungkin ikut terganggu/ rusak hanya terjadi pada alat2 ESWL generasi lama/ tua dan juga tidak akan pernah sebagai penyebab gagal ginjal. Saat ini di negara yang sudah maju, sudah sangat jarang/bahkan mungkin nyaris tak pernah lagi dilaporkan gagal ginjal karena batu. Ini disebabkan batunya cepat-cepat dikeluarkan (ESWL atau operasi) dan infeksinya dapat dicegah/ diobati. Harusnya hal inipun sudah bisa kita lakukan kecuali bahwa batu tsb "silent"/ tanpa gejala. Dan ini memang kadang-kadang bisa terjadi. Jenis batu yang terdiri dari asam urat memang bisa dihancurkan dengan obat2an yang mengubah ph urine menjadi "basa" sehingga batu tsb hancur/ menghablur dengan suasana basa tsb. Untuk mengetahui apakan batu tsb terdiri dari asam urat atau jenis lain yang tidak bisa dihancurkan dengan obat-obatan, perlu diperiksa oleh dokter.
Setelah hemodialisis, tulang bisa keropos, bagaimana cara menghindarinya?
Pada Gagal Ginjal Kronik (GGK) dengan fungsi ginjal kurang dari 30%, bisa mengakibatkan pengeluaran fosfat (P) berkurang, sehingga menumpuk di tubuh penderita dan pembentukan hormon atau vitamin D yang aktif juga berkurang.Kekurangan vitamin D ini selanjutnya akan menyebabkan absorpsi/penyerapan kalsium (Ca) dari usus berkurang, sehingga kadar ion Ca di dalam darah juga berkurang dan pembentukan tulang (mineralisasi ) terganggu yang akan menyebabkan tulang menjadi rapuh.Selanjutnya penumpukan fosfat (P) dan kadar Ca darah yang rendah, akan merangsang kelenjar paratiroid mengeluarkan hormon paratiroidnya, yang akan memicu de-mineralisasi tulang (keluarnya/terkikisnya Ca dari tulang) sehingga Ca akan masuk kedalam darah yang kekurangan Ca. Akibatnya tulang menjadi rapuh, dan hal ini terjadi karena proses gagal ginjal yang berlangsung lama, yang sekarang dimungkinkan dengan adanya dialisis.Cara mengantisipasinya adalah dengan usaha : 1). Diet rendah fosfat, sesuai diet yang telah diatur dokter yang merawat dan ahli gizi 2). Memakan obat yang mencegah / mengurangi masuknya fosfat kedalam tubuh,misal CaCO3 dsb. 3). Memakan obat vitamin D yang sesuai yang diberikan oleh dokter yang merawat.
Mengapa kreatinin, ureum selalu tinggi walau HD 2x1minggu?
Jawab : Ureum dipengaruhi isi protein dalam makanan kita, sedang kreatinin ditentukan oleh banyaknya masa otot kita, disamping bagaimana aktivitas metabolisme badan kita, misanya meningkat bila kita ”sakit” ( panas/adanya infeksi ). Maka bila anda gemuk, berat badan lebih 60 kg mungkin, atau makan tidak sesuai diet yang dianjurkan, atau ”sakit” tadi, HD 2 kali seminggu tidak cukup, maka hal-hal diatas perlu dievaluasi.
Obat apa saja yang diminum pasien Hemodialisis?
Pada penderita GGK, maka akan terjadi gangguan elektrolit yang berupa hiperfosfatemia dan hipokalsemia, untuk itu biasanya pasien diberi obat yang biasa disebut pengikat fosfat, atau pasien sering mengatakan dia mendapat CaCO3. Kemudian untuk mempertahankan Hb, maka juga diberi asam folat dan vitamin B12. Untuk kondisi TIBC rendah, maka sebaiknya juga mengkonsumsi vitamin yang mengandung zat besi. Kemudian untuk nilai ureum dan kreatinin yang tinggi, itu juga biasa terjadi pada penderita GGK. Tapi dengan dialisis dan pola makan yang benar, diharapkan kadar ureum dan kreatinin tidak akan semakin tinggi (dr. Ita W.S)
Obat apa saja yang diminum pasien Hemodialisis?
Pada penderita GGK, maka akan terjadi gangguan elektrolit yang berupa hiperfosfatemia dan hipokalsemia, untuk itu biasanya pasien diberi obat yang biasa disebut pengikat fosfat, atau pasien sering mengatakan dia mendapat CaCO3. Kemudian untuk mempertahankan Hb, maka juga diberi asam folat dan vitamin B12. Untuk kondisi TIBC rendah, maka sebaiknya juga mengkonsumsi vitamin yang mengandung zat besi. Kemudian untuk nilai ureum dan kreatinin yang tinggi, itu juga biasa terjadi pada penderita GGK. Tapi dengan dialisis dan pola makan yang benar, diharapkan kadar ureum dan kreatinin tidak akan semakin tinggi (dr. Ita W.S)
Berapa nilai Hb yang dianjurkan?
Untuk penderita GGK, diharapkan target Hb adalah antara 11-12 g/dl. Pemeriksaan Hb harus tetap dilakukan 1 bulan sekali, karena bagaimanapun juga kemampuan ginjal untuk menghasilkan hormon erythropoiein sudah berkurang maka harus selalu dimonitor nilainya. Untuk menjaga Hb tersebut, selain menggunakan hormon eritropoeitin (untuk maintenance atau menaikkan Hb), harus pula tetap mengkonsumsi vitamin yang mengandung Fe, asam folat dan B12.
Sumber: ickk.or.id
Labels:
Klinik Tanya Jawab
Subscribe to:
Posts (Atom)